Dinas Perikanan Bengkulu Utara Sosilasikan e Pas Kecil dalam Rangka Memperkuat Sinergitas Pemerintah Dengan Nelayan

Advertorial3 Dilihat

BrajaNews. Bengkulu Utara .- Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara dalam upaya memperkuat sektor Perikanan tangkap terus melakukan upaya,  tidak hanya melalui dukungan sarana bagi nelayan, tetapi juga dengan meningkatkan pemahaman tentang kelengkapan dokumen kapal.

Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi e-Pas Kecil yang digelar Dinas Perikanan Kabupaten Bengkulu Utara dan dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sarana penangkapan ikan bagi kelompok nelayan pesisir.

Kegiatan yang  dihadiri langsung Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bengkulu Utara, Sugimin, S.Pd., M.Pd., bersama jajaran, serta para penyuluh perikanan yang selama ini mendampingi masyarakat nelayan di wilayah pesisir

Nelayan Didorong Pahami e-Pas Kecil

Dalam arahannya, Kepala Dinas Perikanan Bengkulu Utara, Sugimin, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa pemahaman nelayan terhadap dokumen kapal merupakan bagian penting dalam mendukung kegiatan melaut yang tertib.

Ia berharap sosialisasi tersebut tidak berhenti pada penyampaian informasi, tetapi benar-benar membantu nelayan memahami proses dan persyaratan pengurusan e-Pas Kecil.

“Kita ingin pelayanan kepada nelayan semakin mudah dan jelas. Karena itu, melalui sosialisasi ini nelayan bisa langsung mendapatkan informasi dari pihak yang berwenang mengenai e-Pas Kecil dan dokumen kapal yang perlu dipenuhi,” ujar Sugimin.

Para nelayan juga mendapat kesempatan berdialog langsung dengan narasumber dari KSOP. Berbagai pertanyaan mengenai dokumen kapal dan proses pengurusannya disampaikan dalam sesi diskusi.

Empat Mesin 25 PK dan Jaring untuk Kelompok Nelayan

Pada kesempatan yang sama, Dinas Perikanan menyerahkan bantuan sarana penangkapan ikan kepada KUB Karang Tiga dan KUB Sumber Rejeki.

Bantuan tersebut terdiri dari 4 unit mesin kapal berkapasitas 25 PK dan jaring ikan. Sarana tersebut diharapkan dapat digunakan untuk mendukung aktivitas penangkapan ikan dan meningkatkan produktivitas nelayan pesisir.

Sugimin meminta kelompok penerima untuk menjaga dan memanfaatkan bantuan secara optimal.

“Bantuan ini kita harapkan bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh nelayan. Gunakan dengan baik, jaga dan rawat, sehingga dapat mendukung kegiatan melaut dan membantu meningkatkan hasil usaha nelayan,” katanya.

Menurutnya, bantuan sarana penangkapan ikan juga perlu diikuti dengan pendampingan. Karena itu, peran penyuluh perikanan di lapangan menjadi penting untuk membantu kelompok nelayan dalam mengelola bantuan dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

Nelayan Apresiasi Dukungan Pemerintah

Sementara itu, Eri, perwakilan ketua kelompok nelayan penerima bantuan, menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara melalui Dinas Perikanan.

Menurutnya, bantuan mesin kapal dan jaring sangat membantu nelayan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, khususnya Dinas Perikanan. Bantuan mesin dan jaring ini sangat berarti bagi kami karena bisa membantu kegiatan melaut dan usaha nelayan,” ungkap Eri

Ia menambahkan, kelompok nelayan akan berupaya menjaga dan menggunakan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya.

“Kami akan menjaga dan memanfaatkan bantuan ini sebaik mungkin. Mudah-mudahan hasil tangkapan kami semakin baik dan dapat membantu meningkatkan pendapatan keluarga nelayan. Kami juga berharap pendampingan dari Dinas Perikanan dan penyuluh terus berjalan,” ujarnya

Wujud Semangat MAHABBAH

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari semangat MAHABBAH, yakni membangun kedekatan dan kepedulian pemerintah dengan masyarakat melalui pelayanan yang hadir langsung di tengah warga.

Melalui kolaborasi antara Dinas Perikanan, KSOP, penyuluh perikanan dan kelompok nelayan, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara terus berupaya memastikan masyarakat pesisir mendapatkan perhatian, pendampingan dan dukungan yang dibutuhkan.

Semangat tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi terus tumbuh menjadi kebersamaan yang memberikan manfaat nyata bagi nelayan dan keluarganya.

” Dari pesisir, kita kuatkan kebersamaan. Dari nelayan, kita tumbuhkan kesejahteraan. Dengan MAHABBAH, pemerintah hadir, masyarakat diperhatikan, dan pembangunan dirasakan bersama”. Tutup Sugimin

Hadir juga dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), kegiatan menghadirkan Junaidi, S.Sos., Soehedy, S.T., dan Alvema Nuzuluady, A.Md. sebagai narasumber.( Adv )

Aioama

Tinggalkan Balasan