BNC. Bengkulu Utara – Gemuruh mesin trail kembali pecahkan kesunyian Bengkulu Utara. Event akbar BERASA Trail Adventure #2 resmi digelar hari ini, Sabtu, 19 September 2026, dengan misi menjelajahi dua ikon petualangan, yakni Jalur Khas D7 dan kawasan bersejarah Lebong Tandai yang dijuluki Batavia Kecil.
Ratusan rider dari berbagai komunitas dipastikan tumpah ruah di titik start, Depan Kantor Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Ulok Kupai, Kabupaten Bengkulu Utara.
Kepala Dispora Bengkulu Utara, Nopri Anto Silaban, menyebut event ini bukan sekadar adu adrenalin, tapi juga promosi wisata sejarah dan sport tourism daerah.
Panitia menyiapkan jalur yang tidak main-main. Jalur Khas Bengkulu Utara D7 dikenal dengan karakter tanah merah, tanjakan terjal, turunan curam, dan lintasan hutan yang masih perawan.
“Kita akan jelajahi jalur khas Bengkulu Utara D7 dengan tantangan yang akan memberi kesan petualangan sejati dan akan memberikan pengalaman tersendiri bagi para rider sekalian,” ujar Nopri Anto Silaban.
Jalur ini dirancang untuk menguji skill, fisik, dan nyali. Dijamin, rider pemula sampai senior bakal dapat cerita.
Puncak dari BERASA Trail Adventure #2 adalah ekspedisi ke Desa Lebong Tandai, Kecamatan Napal Putih.
Desa ini bukan desa biasa. Sejak zaman kolonial Belanda, Lebong Tandai dijuluki Batavia Kecil karena menjadi pusat pertambangan emas terbesar di Asia Tenggara pada masanya. Bahkan, emas di puncak Monas disebut-sebut berasal dari desa ini.
Pada masa kejayaannya, desa kecil di tengah pegunungan batu ini pernah diperebutkan banyak negara mulai dari Portugis, Inggris, Belanda hingga Jepang. Untuk mencapainya, Belanda bahkan membangun jalur lori sepanjang 35 kilometer. Kini, rel bekas itu masih bisa dijelajahi dengan MOLEK (Motor Lori Ekspres) yang jadi ikon wisata.
“Lewat trail, kita ingin generasi muda tahu kalau Bengkulu Utara punya sejarah kelas dunia. Lebong Tandai itu bukan cuma jalur, itu warisan,” tambah Nopri.
Panitia menghimbau seluruh rider untuk melengkapi safety gear, membawa perlengkapan P3K pribadi, dan menjaga kelestarian alam sepanjang jalur. Kegiatan ini juga didukung penuh Dispora Bengkulu Utara sebagai agenda resmi promosi daerah.
Bagi pecinta trail adventure di Bengkulu, Sumatera, dan sekitarnya, ini adalah momen yang tidak boleh dilewatkan. Bukan hanya soal taklukkan jalur, tapi soal menjadi saksi hidupnya kembali Batavia Kecil dari balik hutan Bengkulu Utara.(Adv)









